Kamis, 26 Februari 2009

Menunggu tamuku


Fiuh....udah seminggu lebih aku menunggu datangnya tamu bulananku. Aku masih ingat, setahun lalu, kira-kira tanggal-tanggal segini aku mulai telat datang bulan, disertai mual-mual. Tanda kehamilan pertamaku yang ditunggu-tunggu.
Kapan ya? Atau jangan-jangan..Ow My God. Secepat inikah? Ada teman sekantor hamil setelah anaknya umur 8 bulan masa' ya aku ikut-ikutan? Ah, afifah kan masih terlalu kecil untuk punya adik. Dia kan baru 3 bulan.
Sempat konsultasi ke dokter di Puskesmas terdekat, "memang tidak ada jaminan kalo sudah pake alat kontrasepsi lalu jadi gak hamil. Kemungkinan itu selalu ada, apapun alat kontrasepsi yang dipakai."
Hm, jadi tambah dag-dig-dug dengerin apa kata dokter yang sedang hamil itu.
Lalu? Apa ada yang salah ya? Tapi kami kan sudah memakai alat kontrasepsi.
"Kalau masih hamil juga ya itu di luar kuasa kita Dek. Kun Fa Yakun."
Iya sih..,tapi..Hamil lagi?Ow...,TIDAK. Ga Mau. Dasar laki-laki, mereka kan tak akan merasakan hamil atau melahirkan plus punya bayi yang masih netek dengn usia baru 3bulan.
Sundulan namanya kalo gini. Ngasuh anak satu aja belum bisa, masa mau nambah lagi. Kalo afifah nangis dan susah diam aja umminya udah kelimpungan ga karuan hingga akhirnya Sang Neneklah yang turun tangan menenangkan cucu tercantiknya.
"Afwan kanda, dinda belum siap hamil lagi.."
"Trus mau diapain?"
"Ya pokoknya belum mau hamil lagi.."

Afifah sini dulu ya,main sama Nenek.
Ummi sholat Dhuhur dulu. Dan Ups...akhirnya..Alhamdulillah tamu yang kutunggu-tunggu datang juga. Segera kutelpon suami yang sedang ada di kota seberang sana,
"Bi..akhirnya ummi dapet."
"Dapet apa sih? Kok seneng banget?"
"Ya dapet. Dapet tamu bulanan akhirnya."
"O..."

^_^;